Monday, 3 July 2017

Mari Mengenali Gejala Kolesterol dan Asam Urat Sejak Dini

1.Mari Mengenali Gejala Kolesterol dan Asam Urat Sejak Dini

 SUMBER : http://dedaunan.com/mari-mengenali-gejala-kolesterol-dan-asam-urat/
Gejala kolesterol dan asam urat biasanya kurang diperhatikan karena mirip-mirip dengan penyakit biasa, meskipun begitu sebaiknya kita selalu mewaspadai gejala-gejalanya. Mengetahui gejala tersebut sejak dini tentu bisa membantu para penderita penyakit ini untuk lebih cepat melakukan perawatan ataupun proses pengobatan bila diperlukan sebelum penyakitnya menjadi lebih parah. Akan tetapi sangat disayangkan bahwa pengetahuan masyarakat terutama masyarakat awam mengenai gejala dua jenis penyakit tersebut masih sangat minim. Nah, hal ini tentu membuat lebih banyak orang yang bisa berisiko terkena penyakit kolesterol dan juga asam urat. Bahkan banyak juga orang yang masih belum tahu apa itu penyakit kolesterol dan apa itu asam urat. Hal inilah yang membuat banyak orang tidak bisa melakukan pencegahan atau pengobatan sejak dini untuk menghindari penyakit tersebut menjadi lebih parah. Sebenarnya ada banyak gejala-gejala yang bisa diketahui oleh masyarakat agar bisa lebih waspada terhadap dua jenis penyakit tersebut. Ada juga beberapa jenis obat tradisional yang bisa digunakan untuk menyembuhkan kolesterol dan asam urat. Dan pada artikel kali ini, kami akan membagikan sedikit informasi mengenai gejala kolesterol dan asam urat.

Macam-Macam Gejala Kolesterol dan Asam Urat yang Diwaspadai

Sebelumnya kita akan bahas terlebih dahulu apa itu kolesterol. Kolesterol adalah senyawa lemak kompleks yang dihasilkan oleh tubuh. Yaitu 80% dihasilkan pada organ hati, sedangkan sisanya timbul karena faktor eksternal atau dari luar. Kolesterol bisa muncul dari makanan-makanan yang Anda konsumsi sehari-hari. Dan pada dasarnya kolesterol ini fungsinya adalah untuk membentuk dinding sel. Akan tetapi, kolesterol ini juga bisa meningkat, bahkan juga bisa berlebihan karena berbagai faktor terutama faktor dari luar berupa asupan makanan yang Anda konsumsi. Jumlah kolesterol yang terlalu berlebihan bisa cukup membahayakan tubuh sehingga jika Anda kelebihan kolesterol, Anda bisa mengalami berbagai gangguan kesehatan.
Gejala kolesterol dan asam urat sangat beragam dan terkadang sering dianggap sebagai gejala penyakit ringan. Oleh sebab itu banyak orang yang sakit kolesterol dan asam uratnya kemudian berlanjut menjadi lebih parah. Kolesterol tinggi mendapat jululkan ‘silent killer’, karena penyakit ini bisa membunuh Anda perlahan jika tidak kunjung diobati. Bahkan kolesterol ini secara umum juga tidak menunjukkan gejala namun nantinya akan berakibat cukup fatal. Akan tetapi dalam beberapa kasus ada juga gejala yang ditunjukkan oleh kolesterol tinggi. Secara normal, kadar ukuran kolesterol adalah 160-200 mg. Dan jika kolesterol Anda sudah di atas 200 mg, waspadalah karena Anda sudah berada dalam zona bahaya.
Salah satu gejala kolesterol adalah Anda akan merasa berat di bagian tengkuk dan merasakan pegal di bagian pundak. Kepala Anda akan merasa berat dan juga sering merasa pegal-pegal. Nah, gejala kolesterol seperti ini biasanya diakiatkan karena suplai oksigen yang kurang di dalam tubuh. Kepala menjadi berat biasanya disebabkan karena pembuluh darah menyempit karena lemak tertimbun akibat kolesterol. Setelah itu asupan oksigen akan tersendat untuk menuju ke otak. Gejala lainnya adalah Anda sering merasa kesemutan. Kolesterol tinggi yang ada dalam tubuh Anda bisa mengakibatkan aliran darah mengental sehingga suplai oksigen menjadi berkurang.

2. Makanan Penurun Asam Urat yang Perlu Rutin Dikonsumsi


 SUMBER : http://dedaunan.com/makanan-penurun-asam-urat-yang-perlu-rutin-dikonsumsi/
Mengonsumsi makanan penurun asam urat bagi penderita dan yang rentan menderita asam urat tinggi sangatlah penting. Dewasa ini lebih banyak artikel memberikan penjelasan mengenai makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita asam urat, padahal di sekitar kita banyak juga makanan penurun asam urat yang bisa kita coba. Mengonsumsi makanan ini akan lebih banyak membantu menjaga kadar asam urat daripada hanya sekedar berpantang dengan makanan penyebab asam urat tinggi saja.
Siapa yang tidak kenal dengan penyakit asam urat. Penderitanya akan mengeluhkan keluhan nyeri sendi dan nyeri pada jempol kaki (gambaran khas kasus ini) terutama jika saat sedang dalam cuaca dingin. Penyakit ini cukup banyak angka kejadiannya di negara kita karena ketidaktahuan masyarakat akan kandungan gizi yang ada dalam makanan yang dikonsumsinya. Untuk itu dalam artikel ini selain akan membahas beberapa makanan untuk menurunkan asam urat, kita juga akan membahas apa saja makanan yang harus dihindari penderita asam urat tinggi.
Jenis makanan penurun asam urat yang sehat
Asam urat atau lebih dikenal dengan istilah medis Gout Arthritis adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh terjadiya proses radang akibat penumpukan kristal asam urat di persendian. Kristal asam urat sendiri bisa terbentuk dikarenakan baik oleh intake yang berlebihan juga bisa disebabkan oleh pengeluarannya yang terganggu. Beberapa makanan berikut ini merupakan contoh makanan penurun asam urat yang akan membantu menetralisir tingginya asam urat di dalam tubuh.
·         Makanan dengan kandungan Kalium tinggi
Kandungan kalium yang tinggi pada beberapa jenis makanan seperti pisang, kentang, tomat dan juga yogurt dapat menyebabkan peningkatan pengeluaran asam urat oleh ginjal. Selain itu kalium juga merupakan ion di dalam tubuh yang memegang peran penting untuk menjaga keseimbangan pH (keasaman) di dalam darah.
Kalium yang dikonsumsi dari makanan penurun asam urat ini juga dapat mencegah pembentukan kristal asam urat di dalam ginjal, sehingga selain dapat mencegah asam urat makanan-makanan ini juga dapat mencegah terjadinya batu ginjal yang disebabkan oleh kadar asam urat yang tinggi.
·         Pilih makanan berkarbohidrat kompleks
Contoh jenis makanan dengan kandungan karbohidrat kompleks adalah beras cokelat, oats atau gandum, kentang, jagung, labu, dan beberapa jenis sayuran juga buah-buahan seperti brokoli, kol, wortel, terong, timun dan lain-lain. Pemilihan jenis karbohidrat ini dianjurkan mengingat konsumsi karbohidrat sederhana seperti gula pasir, gula merah, madu, berbagai jenis kue, susu dan cokelat akan meningkatkan kadar fruktosa yang diketahui dapat meningkatkan kadar asam urat di dalam tubuh kita.
·         Jeruk nipis
Buah yang satu ini merupakan bahan herbal dengan begitu banyak keuntungan positif bagi kesehatan kita. Salah satunya adalah untuk menetralkan kadar asam urat di dalam tubuh kita. Kandungan asam sitrat dan juga asam askorbat yang dimilki buah ini sangat berperan dalam menetralkan asam urat yang tinggi dalam darah.
Menurut sebuah artikel penelitian “Arthritis and Rheumatism” pada tahun 2005 melaporkan bahwa konsumsi asam askorbat atau Vitamin C yang terdapat dalam jeruk nipis maupun jenis makanan lain seperti buah pepaya, jeruk maupun stroberry sebanyak 500 miligram per hari selama 2 bulan mampu menurunkan kadar asam urat dalam darah secara signifikan.
Anda dianjurkan untuk mengkonsumsi air perasan jeruk nipis sebanyak 2 gelas per hari. Selain itu untuk jenis buah-buahan kaya Vitamin C, anda dapat mengkonsumsinya setiap hari sebanyak 2 sampai 4 kali. Seperti contoh anda dapat mengkonsumsi minimal 1 mangkok buah potong atau 1 buah utuh dengan ukuran medium atau bisa diganti dengan segelas jus buah segar.
·         Buah cherry
Buah dengan warna merah segar dan ukuran yang kecil ini merupakan salah satu makanan yang bisa anda coba untuk mengurangi gejala asam urat. Buah cherry mengandung anthocyanins, sebuah anti oksidan yang sangat baik. Anthocyanin ini memiliki efek anti radang yang dapat mengurangi rasa nyeri yang disebabkan oleh penimbunan kristal asam urat.
Selain itu, dalam sebuah penelitian dikatakan konsumsi cherry sebanyak 280 gram dapat meningkatkan pengeluaran asam urat oleh ginjal. Untuk mendapatkan efek positif tersebut anda bisa mengkonsumsi buah ini sebanyak 200 gram atau sekitar 40 buah cherry per harinya.
·         Buah apel
Kandungan buah apel yang penting disini adalah kandungan asam malat yang dapat menetralkan tingginya kadar asam urat di dalam darah. Anda dapat mengkonsumsi minimal 1 buah apel per hari untuk mengontrol kadar asam urat anda guna mengurangi tingkat kekambuhan penyakit ini.
Selain itu sebagai makanan penurun asam urat anda juga dapat mencoba beberapa bentuk olahan lain dari buah apel, seperti cairan cuka apel yang juga baik bagi proses pencernaan sehingga dapat mempermudah pengeluaran asam urat. Cairan cuka yang berasal dari apel ini sudah banyak dipasarkan, anda bisa mengkonsumsi campuran 1 gelas air dengan 2 sendok teh cairan cuka apel dan sebagai penambah rasa anda bisa tambahkan 2 sendok teh madu.
·         Konsumsi air putih
Selanjutnya, konsumsi air putih yang banyak juga dapat mengoptimalkan kerja ginjal dalam mengeluarkan asam urat yang tinggi.
Setelah membahas beberapa tipe makanan penurun asam urat di atas dengan berbagai mekanismenya untuk mengatur, mengontrol dan juga menurunkan kadar asam urat dalam darah, sekarang kita akan membahas beberapa makanan pantangan asam urat. Karena seperti sudah dijelaskan di atas, selain menetralisir kadar asam urat di dalam darah dan meningkatkan pengeluarannya lewat ginjal kita tetap perlu mengontrol intake asam urat dari makanan yang kita makan.
Asam urat merupakan produk dari metabolisme purin yang kita dapat dari berbagai jenis makanan yang kita konsumsi setiap harinya. Selain dari makanan, purin juga merupakan hasil metabolisme dari pemecahan sel yang terjadi di dalam tubuh manusia. Untuk itulah kita perlu mengetahui beberapa makanan pantangan asam urat guna mengontrol kadarnya di dalam darah.
Beberapa makanan yang harus dihindari penderita asam urat tinggi antara lain jeroan atau produk organ dalam dari hewan seperti otak, paru-paru, hati, limpa, usus, ginjal dan babat yang sangat banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Selain itu beberapa jenis seafood (makanan laut) seperti udang, kepiting, cumi-cumi, gurita, kerang, tiram, ikan teri dan ikan sarden juga dapat meningkatkan kadar asam urat di dalam darah.
Berbagai jenis daging (protein hewani) merupakan sumber asam urat yang cukup tinggi dan hal ini diikuti juga oleh hasil olahan daging seperti dendeng dan juga abon. Makanan-makanan yang dikalengkan seperti kornet dan daging-dagingan yang telah dikemas juga perlu dihindari. Selain itu bagi anda yang memiliki penyakit asam urat, perlu dibatasi konsumsi kacang-kacangan seperti kacang kedelai dan olahannya, kacang tanah, emping dan juga melinjo.

3. Daftar Makanan Pantangan Asam Urat yang Perlu Dihindari

·         SUMBER ; http://dedaunan.com/daftar-makanan-pantangan-asam-urat-yang-perlu-dihindari/
Banyak masyarakat yang bertanya-tanya mengenai apa saja makanan pantangan asam urat yang harus mereka hindari. Hal ini tidak mengherankan mengingat angka penderita penyakit sendi ini cukup banyak di Indonesia. Asam urat merupakan suatu penyakit dimana didapatkan kandungan asam urat di darah dalam kadar yang tinggi. Penyakit ini jarang menyebabkan kematian, namun dapat menyebabkan nyeri yang luar biasa hingga kecacatan.
Penyebab dari penyakit asam urat bermacam-macam. Namun penyebab paling sering di Indonesia adalah karena keturunan atau genetik, dimana terjadi kelainan pembuangan kadar asam urat, yaitu dibuang di urin dalam kadar yang lebih sedikit dibanding orang normal sehingga kadar asam urat dalam darah meningkat. Keadaan asam urat yang tinggi ini suatu saat dapat memicu timbulnya nyeri atau serangan asam urat pada persendian.
Cara Mengatasi Asam Urat: Menghindari Makanan Pantangan Asam Urat
Salah satu yang memicu timbulnya serangan pada penyakit asam urat adalah kadar asam urat yang tinggi di dalam darah. Kadar asam urat ini dapat dipengaruhi oleh makanan apa saja yang kita konsumsi, terutama oleh makanan pantangan asam urat yang mengandung kadar asam urat yang tinggi. Dengan menghindari makanan pantangan asam urat, diharapkan kadar asam urat dalam darah menurun dan orang tersebut menjadi jarang mendapat serangan asam urat yang menyakitkan tersebut.
Pada prinsipnya, cara mengatasi asam urat adalah dengan mengurangi makanan pantangan asam urat, bahkan beberapa macam makanan yang mengandung kandungan asam urat yang tinggi sebaiknya sama sekali dihindari dan dipantang. Selain itu, disarankan juga bagi penderita asam urat untuk mengurangi konsumsi makanan berlemak, mengkonsumsi protein dalam jumlah yang sedang dan mengkonsumsi karbohidrat dalam persentase yang lebih tinggi. Dan sangat disarankan untuk minum air minimal 2.5 liter per harinya.


No comments:

Post a Comment