1.Mari Mengenali Gejala Kolesterol dan Asam Urat Sejak Dini
SUMBER : http://dedaunan.com/mari-mengenali-gejala-kolesterol-dan-asam-urat/
Gejala kolesterol dan asam urat biasanya kurang diperhatikan
karena mirip-mirip dengan penyakit biasa, meskipun begitu sebaiknya kita selalu
mewaspadai gejala-gejalanya. Mengetahui gejala tersebut sejak dini tentu bisa
membantu para penderita penyakit ini untuk lebih cepat melakukan perawatan
ataupun proses pengobatan bila diperlukan sebelum penyakitnya menjadi lebih
parah. Akan tetapi sangat disayangkan bahwa pengetahuan masyarakat terutama
masyarakat awam mengenai gejala dua jenis penyakit tersebut masih sangat minim.
Nah, hal ini tentu membuat lebih banyak orang yang bisa berisiko terkena
penyakit kolesterol dan juga asam urat. Bahkan banyak juga orang yang masih
belum tahu apa itu penyakit kolesterol dan apa itu asam urat. Hal inilah yang
membuat banyak orang tidak bisa melakukan pencegahan atau pengobatan sejak dini
untuk menghindari penyakit tersebut menjadi lebih parah. Sebenarnya ada banyak
gejala-gejala yang bisa diketahui oleh masyarakat agar bisa lebih waspada
terhadap dua jenis penyakit tersebut. Ada juga beberapa jenis obat tradisional
yang bisa digunakan untuk menyembuhkan kolesterol dan asam urat. Dan pada
artikel kali ini, kami akan membagikan sedikit informasi mengenai gejala
kolesterol dan asam urat.
Macam-Macam
Gejala Kolesterol dan Asam Urat yang Diwaspadai
Sebelumnya kita akan bahas terlebih dahulu apa itu kolesterol.
Kolesterol adalah senyawa lemak kompleks yang dihasilkan oleh tubuh. Yaitu 80%
dihasilkan pada organ hati, sedangkan sisanya timbul karena faktor eksternal
atau dari luar. Kolesterol bisa muncul dari makanan-makanan yang Anda konsumsi
sehari-hari. Dan pada dasarnya kolesterol ini fungsinya adalah untuk membentuk
dinding sel. Akan tetapi, kolesterol ini juga bisa meningkat, bahkan juga bisa
berlebihan karena berbagai faktor terutama faktor dari luar berupa asupan
makanan yang Anda konsumsi. Jumlah kolesterol yang terlalu berlebihan bisa
cukup membahayakan tubuh sehingga jika Anda kelebihan kolesterol, Anda bisa
mengalami berbagai gangguan kesehatan.
Gejala kolesterol dan asam urat sangat beragam dan terkadang
sering dianggap sebagai gejala penyakit ringan. Oleh sebab itu banyak orang
yang sakit kolesterol dan asam uratnya kemudian berlanjut menjadi lebih parah.
Kolesterol tinggi mendapat jululkan ‘silent killer’, karena penyakit ini bisa
membunuh Anda perlahan jika tidak kunjung diobati. Bahkan kolesterol ini secara
umum juga tidak menunjukkan gejala namun nantinya akan berakibat cukup fatal.
Akan tetapi dalam beberapa kasus ada juga gejala yang ditunjukkan oleh
kolesterol tinggi. Secara normal, kadar ukuran kolesterol adalah 160-200 mg.
Dan jika kolesterol Anda sudah di atas 200 mg, waspadalah karena Anda sudah
berada dalam zona bahaya.
Salah satu gejala kolesterol adalah Anda akan merasa berat di
bagian tengkuk dan merasakan pegal di bagian pundak. Kepala Anda akan merasa
berat dan juga sering merasa pegal-pegal. Nah, gejala kolesterol seperti ini
biasanya diakiatkan karena suplai oksigen yang kurang di dalam tubuh. Kepala
menjadi berat biasanya disebabkan karena pembuluh darah menyempit karena lemak
tertimbun akibat kolesterol. Setelah itu asupan oksigen akan tersendat untuk
menuju ke otak. Gejala lainnya adalah Anda sering merasa kesemutan. Kolesterol
tinggi yang ada dalam tubuh Anda bisa mengakibatkan aliran darah mengental
sehingga suplai oksigen menjadi berkurang.
2. Makanan Penurun Asam Urat yang Perlu Rutin Dikonsumsi
SUMBER : http://dedaunan.com/makanan-penurun-asam-urat-yang-perlu-rutin-dikonsumsi/
Mengonsumsi makanan penurun asam urat bagi penderita dan yang
rentan menderita asam urat tinggi sangatlah penting. Dewasa ini lebih banyak
artikel memberikan penjelasan mengenai makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh
penderita asam urat, padahal di sekitar kita banyak juga makanan penurun asam
urat yang bisa kita coba. Mengonsumsi makanan ini akan lebih banyak membantu
menjaga kadar asam urat daripada hanya sekedar berpantang dengan makanan
penyebab asam urat tinggi saja.
Siapa yang tidak kenal dengan penyakit asam urat. Penderitanya
akan mengeluhkan keluhan nyeri sendi dan nyeri pada jempol kaki (gambaran khas
kasus ini) terutama jika saat sedang dalam cuaca dingin. Penyakit ini cukup
banyak angka kejadiannya di negara kita karena ketidaktahuan masyarakat akan
kandungan gizi yang ada dalam makanan yang dikonsumsinya. Untuk itu dalam
artikel ini selain akan membahas beberapa makanan untuk menurunkan asam urat,
kita juga akan membahas apa saja makanan yang harus dihindari penderita asam
urat tinggi.
Jenis makanan penurun asam urat yang sehat
Asam urat atau lebih dikenal dengan istilah medis Gout
Arthritis adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh terjadiya proses
radang akibat penumpukan kristal asam urat di persendian. Kristal asam urat
sendiri bisa terbentuk dikarenakan baik oleh intake yang
berlebihan juga bisa disebabkan oleh pengeluarannya yang terganggu. Beberapa
makanan berikut ini merupakan contoh makanan penurun asam urat yang akan
membantu menetralisir tingginya asam urat di dalam tubuh.
·
Makanan
dengan kandungan Kalium tinggi
Kandungan kalium yang tinggi pada beberapa jenis makanan seperti
pisang, kentang, tomat dan juga yogurt dapat menyebabkan peningkatan
pengeluaran asam urat oleh ginjal. Selain itu kalium juga merupakan ion di
dalam tubuh yang memegang peran penting untuk menjaga keseimbangan pH
(keasaman) di dalam darah.
Kalium yang dikonsumsi dari makanan penurun asam urat ini juga
dapat mencegah pembentukan kristal asam urat di dalam ginjal, sehingga selain
dapat mencegah asam urat makanan-makanan ini juga dapat mencegah terjadinya
batu ginjal yang disebabkan oleh kadar asam urat yang tinggi.
·
Pilih
makanan berkarbohidrat kompleks
Contoh jenis makanan dengan kandungan karbohidrat kompleks
adalah beras cokelat, oats atau gandum, kentang, jagung, labu,
dan beberapa jenis sayuran juga buah-buahan seperti brokoli, kol, wortel,
terong, timun dan lain-lain. Pemilihan jenis karbohidrat ini dianjurkan
mengingat konsumsi karbohidrat sederhana seperti gula pasir, gula merah, madu,
berbagai jenis kue, susu dan cokelat akan meningkatkan kadar fruktosa yang
diketahui dapat meningkatkan kadar asam urat di dalam tubuh kita.
·
Jeruk
nipis
Buah yang satu ini merupakan bahan herbal dengan begitu banyak
keuntungan positif bagi kesehatan kita. Salah satunya adalah untuk menetralkan
kadar asam urat di dalam tubuh kita. Kandungan asam sitrat dan juga asam
askorbat yang dimilki buah ini sangat berperan dalam menetralkan asam urat yang
tinggi dalam darah.
Menurut sebuah artikel penelitian “Arthritis and Rheumatism”
pada tahun 2005 melaporkan bahwa konsumsi asam askorbat atau Vitamin C yang
terdapat dalam jeruk nipis maupun jenis makanan lain seperti buah pepaya, jeruk
maupun stroberry sebanyak 500 miligram per hari selama 2 bulan mampu menurunkan
kadar asam urat dalam darah secara signifikan.
Anda dianjurkan untuk mengkonsumsi air perasan jeruk nipis
sebanyak 2 gelas per hari. Selain itu untuk jenis buah-buahan kaya Vitamin C,
anda dapat mengkonsumsinya setiap hari sebanyak 2 sampai 4 kali. Seperti contoh
anda dapat mengkonsumsi minimal 1 mangkok buah potong atau 1 buah utuh dengan ukuran
medium atau bisa diganti dengan segelas jus buah segar.
·
Buah
cherry
Buah dengan warna merah segar dan ukuran yang kecil ini
merupakan salah satu makanan yang bisa anda coba untuk mengurangi gejala asam
urat. Buah cherry mengandung anthocyanins, sebuah anti oksidan yang
sangat baik. Anthocyanin ini memiliki efek anti radang yang
dapat mengurangi rasa nyeri yang disebabkan oleh penimbunan kristal asam urat.
Selain itu, dalam sebuah penelitian dikatakan konsumsi cherry
sebanyak 280 gram dapat meningkatkan pengeluaran asam urat oleh ginjal. Untuk
mendapatkan efek positif tersebut anda bisa mengkonsumsi buah ini sebanyak 200
gram atau sekitar 40 buah cherry per harinya.
·
Buah apel
Kandungan buah apel yang penting disini adalah kandungan asam
malat yang dapat menetralkan tingginya kadar asam urat di dalam darah. Anda
dapat mengkonsumsi minimal 1 buah apel per hari untuk mengontrol kadar asam
urat anda guna mengurangi tingkat kekambuhan penyakit ini.
Selain itu sebagai makanan penurun asam urat anda juga dapat
mencoba beberapa bentuk olahan lain dari buah apel, seperti cairan cuka apel
yang juga baik bagi proses pencernaan sehingga dapat mempermudah pengeluaran
asam urat. Cairan cuka yang berasal dari apel ini sudah banyak dipasarkan, anda
bisa mengkonsumsi campuran 1 gelas air dengan 2 sendok teh cairan cuka apel dan
sebagai penambah rasa anda bisa tambahkan 2 sendok teh madu.
·
Konsumsi
air putih
Selanjutnya, konsumsi air putih yang banyak juga dapat
mengoptimalkan kerja ginjal dalam mengeluarkan asam urat yang tinggi.
Setelah membahas beberapa tipe makanan penurun asam urat di atas
dengan berbagai mekanismenya untuk mengatur, mengontrol dan juga menurunkan
kadar asam urat dalam darah, sekarang kita akan membahas beberapa makanan
pantangan asam urat. Karena seperti sudah dijelaskan di atas, selain
menetralisir kadar asam urat di dalam darah dan meningkatkan pengeluarannya
lewat ginjal kita tetap perlu mengontrol intake asam urat dari
makanan yang kita makan.
Asam urat merupakan produk dari metabolisme purin yang kita
dapat dari berbagai jenis makanan yang kita konsumsi setiap harinya. Selain
dari makanan, purin juga merupakan hasil metabolisme dari pemecahan sel yang
terjadi di dalam tubuh manusia. Untuk itulah kita perlu mengetahui beberapa
makanan pantangan asam urat guna mengontrol kadarnya di dalam darah.
Beberapa makanan yang harus dihindari penderita asam urat tinggi
antara lain jeroan atau produk organ dalam dari hewan seperti otak, paru-paru,
hati, limpa, usus, ginjal dan babat yang sangat banyak dikonsumsi oleh
masyarakat Indonesia. Selain itu beberapa jenis seafood (makanan
laut) seperti udang, kepiting, cumi-cumi, gurita, kerang, tiram, ikan teri dan
ikan sarden juga dapat meningkatkan kadar asam urat di dalam darah.
Berbagai jenis daging (protein hewani) merupakan sumber asam
urat yang cukup tinggi dan hal ini diikuti juga oleh hasil olahan daging
seperti dendeng dan juga abon. Makanan-makanan yang dikalengkan seperti kornet
dan daging-dagingan yang telah dikemas juga perlu dihindari. Selain itu bagi
anda yang memiliki penyakit asam urat, perlu dibatasi konsumsi kacang-kacangan
seperti kacang kedelai dan olahannya, kacang tanah, emping dan juga melinjo.
3. Daftar Makanan Pantangan Asam Urat yang Perlu Dihindari
·
SUMBER ;
http://dedaunan.com/daftar-makanan-pantangan-asam-urat-yang-perlu-dihindari/
Banyak masyarakat yang bertanya-tanya mengenai apa saja makanan
pantangan asam urat yang harus mereka hindari. Hal ini tidak mengherankan
mengingat angka penderita penyakit sendi ini cukup banyak di Indonesia. Asam
urat merupakan suatu penyakit dimana didapatkan kandungan asam urat di darah
dalam kadar yang tinggi. Penyakit ini jarang menyebabkan kematian, namun dapat
menyebabkan nyeri yang luar biasa hingga kecacatan.
Penyebab dari penyakit asam urat bermacam-macam. Namun penyebab
paling sering di Indonesia adalah karena keturunan atau genetik, dimana terjadi
kelainan pembuangan kadar asam urat, yaitu dibuang di urin dalam kadar yang
lebih sedikit dibanding orang normal sehingga kadar asam urat dalam darah
meningkat. Keadaan asam urat yang tinggi ini suatu saat dapat memicu timbulnya
nyeri atau serangan asam urat pada persendian.
Cara Mengatasi Asam Urat: Menghindari Makanan Pantangan Asam Urat
Salah satu yang memicu timbulnya serangan pada penyakit asam
urat adalah kadar asam urat yang tinggi di dalam darah. Kadar asam urat ini
dapat dipengaruhi oleh makanan apa saja yang kita konsumsi, terutama oleh
makanan pantangan asam urat yang mengandung kadar asam urat yang tinggi. Dengan
menghindari makanan pantangan asam urat, diharapkan kadar asam urat dalam darah
menurun dan orang tersebut menjadi jarang mendapat serangan asam urat yang
menyakitkan tersebut.
Pada prinsipnya, cara mengatasi asam urat adalah dengan
mengurangi makanan pantangan asam urat, bahkan beberapa macam makanan yang
mengandung kandungan asam urat yang tinggi sebaiknya sama sekali dihindari dan
dipantang. Selain itu, disarankan juga bagi penderita asam urat untuk
mengurangi konsumsi makanan berlemak, mengkonsumsi protein dalam jumlah yang
sedang dan mengkonsumsi karbohidrat dalam persentase yang lebih tinggi. Dan
sangat disarankan untuk minum air minimal 2.5 liter per harinya.